Fitness Yuk!

Posted on 7 September 2006

1


Ingin punya tubuh lebih oke? Banyak cara dilakukan untuk membuat tubuh lebih berisi, berotot, dan tetap ramping. Salah satunya lewat olah badan di pusat kebugaran. Pada awal posting sebelumnya telah dibahas mengenai senam AEROBIK, sekarang kita ‘intip’ latihan fisik lainnya yaitu FITNESS. Meski saya bukan pakar di bidang ini, namun sedikit pengalaman saya dan teman2 tidak ada salahnya saya posting di sini.

Melatih fisik bila dilakukan secara teratur dan benar, memang akan membuat tubuh sehat dan bugar. Keuntungan lain, penampilan pun jadi lebih menarik. Tapi kemungkinan over training maupun penggunaan suplemen (pemacu tenaga atau pembesar otot) secara sembarangan akan berakibat tidak baik.

Banyak orang mengartikan sehat sebagai kondisi perut langsing (sixpack) dan lengan berotot. Demi memperbaiki penampilan inilah yang membuat banyak kalangan jadi hoby berolahraga. Pusat kebugaran (fitness center) menganggap ini sebagai peluang usaha. Mereka menawarkan paket latihan dengan bermacam2 alat, dan tentu hasil yang maksimal. Ada juga suplemen untuk membantu membentuk otot-otot tubuh.

Bagi yang tidak terbiasa berlatih di tempat umum, terutama muslimah, bisa memilih tempat yang khusus wanita. Tentu saja ada perbedaan tarif, biasanya lebih mahal dari yang untuk umum. Demikian halnya studio senam aerobik. Kenapa? Mungkin karena tempat khusus wanita ato khusus pria masih jarang tersedia.

Sehat dan Awet Muda

Senam Aerobik dan Fitness memang sudah menjadi gaya hidup, bukan hanya di kota besar, tapi sudah merambah ke pinggiran kota, meski tempatnya tidak selalu nyaman. Yang penting terdapat bermacam2 alat untuk melatih otot tubuh. Orang muda, baik pelajar, mahasiswa, maupun eksekutif, tertarik menjadi anggota klub kebugaran dengan berbagai keperluan. Ada yang ingin mengencangkan atau membentuk otot, merampingkan badan, atau menjaga kebugaran, tapi ada pula beralasan supaya keliatan gaul dan kerenšŸ˜€

Saya punya teman senam Aerobik namanya Mia dan Ajeng, mereka sama2 mahasiswa kedokteran semester akhir, mengaku bergabung dengan sebuah klub fitness agar bisa berolahraga sesuai waktu yang ia punya, dan dipandu dalam membuat program latihan, sehingga mendapat hasil yang diinginkan. Saya sendiri cuma beberapa kali mencoba ikut fitness, tapi akhirnya fisik saya tidak mendukungšŸ˜¦ bagi tubuh saya fitness termasuk aktifitas berat, sekarang lebih intens ke senam aerobik.

Fitness Center memang menawarkan trainer (pelatih) untuk membantu membuat program latihan sesuai kebutuhan konsumen. Untuk para wanita umumnya mereka ingin membentuk tubuh ideal, terutama setelah melahirkan dan tentu saja agar terlihat awet muda. Alasan itu pula yang dikemukakan teman (senam aerobik) saya lainnya, seorang Ibu beberapa anakšŸ™‚ mengaku tekun berolahraga sejak masih duduk di bangku sekolah. Hasilnya, ia tampak awet muda dan seperti masih gadis saja. Ia mengaku jarang sakit. Saya saja kagum melihat penampilan mbak Luluk (demikian saya memanggilnya), tidak jarang dia sering ‘dilirik’ mahasiswa karena dikira masih singlešŸ™‚. Manfaat lain dari fitnes dan weight training pada wanita, juga dapat mencegah penuaan dini dan osteoporosis (keropos tulang).

Suplemen dan Over Training

Biasanya untuk membentuk otot agar terlihat kekar, dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Setiap orang bisa berbeda2. Adek saya malah membutuhkan waktu sekitar 6 bulan, memang dia awalnya terlalu kurus untuk ukuran pria. Waktu ini bisa dipercepat dengan bantuan suplemen khusus. Suplemen2 ini jika digunakan sesuai anjuran dan takaran yang tepat, tidak akan menimbulkan masalah.

Membentuk tubuh indah dalam waktu singkat/instan diminati banyak orang muda. Sehingga tak jarang lebih memilih mengonsumsi suplemen di luar takaran aman dan tak perlu berlama2 tekun berlatih. Pada pemakaian normal tidak menimbulkan efek samping. Tapi jika melebihi dosis dan tidak diimbangi latihan yang benar dapat membahayakan ginjal karena banyak menyerap cairan tubuh. Padahal yang alami bisa didapat dari makanan sehari2, terutama dari daging merah dan ikan, walau dalam jumlah sedikit. Jika dibiarkan terus, si pemakai bisa terkena serangan jantung.

Suplemen itu biasanya ditawarkan di pusat2 kebugaran, bisa dari pelatih atau sesama anggota klub. Kebanyakan suplemen yang ditawarkan berbentuk susu, contohnya susu protein untuk menambah berat badan. Padahal, jika tidak diimbangi dengan latihan cukup, konsumsi susu ini malah membuat tubuh makin gemuk. Selain bentuk susu, suplemen ini ada pula yang berbentuk kapsul dan tablet, kebanyakan untuk jenis suplemen yang bersifat memengaruhi hormon. Suplemen-suplemen ini pun bisa didapat di toko obat secara bebas dengan harga bervariasi.

Salah satu jalan yang ditempuh kaum muda yang mendambakan tubuh ideal dengan cara praktis dan cepat selain menggunakan suplemen, adalah menggenjot porsi latihan hingga terjadi over training. Dampak dari over training ini menyebabkan otot lelah sehingga mudah cedera. Jenis cedera terjadi bervariasi tergantung jenis latihan yang dilakukan. Jika latihan banyak menggunakan kaki, yang rentan cedera adalah daerah pergelangan kaki. Akhirnya bukan mendapat tubuh yang bugar dan indah, malah cedera dan kondisi fatal yang didapat.

Akhir kata, untuk mencapai kesehatan prima lebih baik tidak melebihi porsi yang dianjurkan. Olahraga secara teratur dan terukur menjadi jawaban yang paling tepat. Kalaupun perlu tambahan suplemen, gunakan sesuai dosis ato dikonsultasikan kepada dokter ahli.Ayok.. siapa yang mau nyusul, buruann..!!

(sharing dgn teman2 ditambah lainnya)

Posted in: Gymnastics