Kartu Prabayar Oke

Posted on 7 February 2007

2


Bingung memilih kartu prabayar yang oke? Terutama bagi newbie nih🙂 Meski pada umumnya dah mempunyai kartu favorit, boleh dong melirik kartu lain, siapatau ada yang lebih efektif dan efisien. Sebagian poin saya petik dari detik.

Simak berikut ini…

1. Operator yang sering dihubungi.
Biasanya kontak dengan sesama operator akan menghemat pulsa. Misalnya dalam kerabat, keluarga, dan rekan bisnis.

2. Masa aktif dan masa tenggang kartu.
Masa aktif dan masa tenggang yang panjang akan lebih menghemat pengeluaran.

3. Tarif murah yang ditawarkan operator.
Yang harus disikapi dengan serius adalah soal penawaran tarif murah yang diberikan oleh operator. Saat ini begitu banyak operator yang menawarkan harga lebih rendah, tarif menelepon yang lebih murah dan diskon panggilan pada jam-jam tertentu. Boleh jadi ada beberapa informasi penting yang tidak ditampilkan dalam situs mereka. Mungkin mereka memang memberikan tarif murah, tapi tarif murah itu ternyata hanya berlaku untuk panggilan dalam kota saja. Sementara untuk panggilan luar kota, bisa jadi tarifnya lebih mahal. Cek benar-benar apakah tarif panggilan yang ditawarkan sesuai, jika melakukan panggilan ke sesama operator atau operator lain baik dalam kota dan luar kota.

4. Pelayanan operator pada konsumennya.
Perusahaan yang memiliki pelayanan yang memuaskan untuk konsumen berarti memiliki komitmen pada pelanggannya. Kemudahan pelayanan perlu diperhatikan jika sewaktu-waktu memiliki masalah dengan kartu. Kemudahan layanan bisa berupa kontak dengan Customer Service melalui call center, email, maupun kantor layanan operator.

5. Kalkulasi harga.
Jangan lupa untuk mengkalkulasikan harga kartu dan tarif yang ditawarkan dengan kemampuan kantong.

6. Batas waktu penggunaan kartu.
Kartu semacam ini jelas tidak bisa disimpan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, teliti dulu sebelum membeli kartu dan periksa selalu tanggal kadaluwarsanya.

7. Nomor PIN dan PUK.
Jika menginginkan keamanan dalam penggunaan nomor, disarankan agar mengaktifkan nomor PIN (Personal Identification Numbers) dan PUK (Personal Unblocking Key) yang ditujukan untuk melindungi kartu SIM (simcard).

Kode PIN adalan kode yang paling umum digunakan. Kode PIN ini bisa diatur sendiri, bisa juga diaktifkan atau dinonaktifkan. Jika beberapa kali salah memasukkan kode PIN, biasanya ponsel akan meminta kode PUK. Kode PUK adalah kode yang terdiri dari 8-digit yang disediakan oleh operator atau penyedia layanan ponsel yang digunakan.

Selain mengamankan kepemilikan kartu, PIN akan sangat berguna jika melakukan panggilan ke luar negeri. Pasalnya nomor PIN akan mengamankan Anda dari orang asing yang hendak mencuri pulsa.

8. Hindari memakai kartu prabayar sekali pakai.
Percayalah, perilaku gonta-ganti kartu prabayar hanya akan membuang-buang waktu saja karena harus terus-menerus membeli kartu baru jika pulsa habis. Kasihan ponselnya yang harus bongkar pasang casing dan baterai. Lagi pula kebiasaan seperti ini akan merugikan diri sendiri karena jadi susah dihubungi jika ada kerabat yang akan mengirimkan kabar penting.

9. Langsing dan cantik
Saat ini lagi ngetren nomer kartu dengan jumlah angka pendek misalnya 10 digit. Juga harus cantik, yaitu angka2nya bisa urut, berulang, maupun angka hoki. Angka pendek biasanya nomer lama, jadi ‘dia pengguna hape kawakan’. Meski sekarang masih banyak nomer2 lama yang didaurulang menjadi perdana baru. Hal ini maksudnya supaya mudah diingat dan demi gaya. Gaya? Iyalah, angka langsing dan cantik kan selain enak dipandang juga keren, biar disebut not newbie🙂

Posted in: Cellular