Lagi lagi…

Posted on 14 February 2007

1


Bisa jadi menurut dia, saya tidak berpotensi untuk dikibuli alias ditipu, kenapa?

Selasa, 13 Pebruari 2007 pukul 17.45 WIB.

– “selamat sore, assalamualaikum…”

+ “waalaikumsalam…”

– “kami dari PT Excelcomindo pusat jakarta bermaksud menyampaikan kabar gembira buat pengguna nomer ini yaitu telah terpilih sebagai pemenang 10 besar undian yang dilakukan perusahaan kami meliputi area pulau jawa…”

+ “oya? masak sih..”

– “apa ibu menonton acara pengundiannya di metroTV tadi malam?

+ “enggak”

– “kalo gitu kami sampaikan bahwa ibu telah memenangkan uang tunai sebesar 10 juta plus pulsa senilai 500 ribu. hadiah tersebut akan ditransfer melalui rekening ibu. ibu pakai rekening bank apa?”

+ “wah saya gak punya rekening di bank”

– “oh tidak apa2 ibu, ibu bisa meminjam rekening sodara ibu. nanti akan saya hubungi lagi. selamat sore, assalamualaikum…”

Sampai tulisan ini dibuat, penelpon tadi tidak menghubungi saya lagi. Dia bete kali😛 karena saya tadi nerima telpon dengan ogah2an dan nada agak2 jutek😀 Bisa jadi dia ga telpon lagi karena menurut dia, saya tidak berpotensi untuk dikibuli alias ditipu, kenapa? karena saya ga punya simpanan di bank gitu lohh…

Memang saya menjawab dengan nada sinis karena saya yakin ini penipuan, bukan su’udzon sih, cuma waspada. Faktanya dah jelas kok:

– kalo memang dia benar2 dari pihak XL kenapa dia menggunakan nomer telpon yang sengaja disembunyikan sehingga tidak akan masuk pada ponsel saya. sedangkan saya sering mendapat telpon dari customer servis pusat jakarta dengan nomor yang selalu sama (saya simpan di phonebook) jadi saya tau itu XL asli ato bukan. Biasanya kontak dari CS ini merupakan kelanjutan dari layanan via email yang saya ajukan mengenai pertanyaan maupun keluhan saya.

– segala sesuatu yang berhubungan dengan undian pastinya juga termuat dalam Berita Konsumer XL

– penelpon tadi tidak mengetahui data saya, padahal kalo benar2 dari Xl seharusnya dia dah tau data2 saya minimal nama dan alamat dari database XL yang menyimpan data registrasi membernya

– nomor saya yang katanya memenangkan undian sebenarnya adalah nomer perdana yang baru 1 hari saya aktifkan dan belum disebarluaskan. jadi aneh kan kalo tiba2 memenangkan undian.

Karena kecurigaan itu saya terpaksa bohong yakni bilang tidak mempunyai rekening bank, sorry mas! kalo saya bilang mempunyai rekening pasti pembicaraan akan semakin panjang, misalnya harus membayar administrasi bla bla… dengan bohong itu otomatis dia memutus telpon, terbukti!

Iyah, saya ga mau lagi mengalami kejadian yang serupa dengan ini.

Posted in: Cellular, Complaint