Milk, Sport, and Osteoporosis

Posted on 24 July 2007

12


“Senam aerobik menduduki peringkat ketiga setelah olahraga lompat tali dan jogging. Dampak senam aerobik sangat besar manfaatnya bagi saya…”
Kesehatan tulang selain tergantung pada kalsium juga pada zat-zat lain seperti protein, fosfor, zinc, mangan, cuprum (tembaga), vitamin C, dan vitamin D. Menurut sebuah penelitian baru olahraga bekerja lebih baik dibanding kalsium dalam pembentukan tulang yang sehat dan kuat karena itu aktivitas fisik lebih penting dibanding minum susu untuk menghindari penyakit tulang osteoporosis. Penemuan ini dikemukan oleh Tom Lloyd. PhD, seorang epidemiologist di Penn State University College of Medicine dalam sebuah laporannya yang dimuat dalam Journal of Pediatrics terbaru.

Pencegahan osteoporosis sebaiknya dilakukan sejak kita masih dalam kandungan. Para orangtua harus menyadari bahwa asupan berbagai vitamin seperti vitamin D, kalsium, fosfat merupakan hal yang sangat penting karena Kalsium merupakan mineral terbesar yang diperlukan tubuh.

Apa hubungan antara olahraga dengan osteoporosis?

Meskipun pengaruh latihan olahraga belum sepenuhnya diketahui, banyak fakta menunjukkan bahwa pembebanan lokal pada otot tertentu akibat olahraga menyebabkan tulang ikut bertumbuh (osteogenesis). Sel-sel tulang mengalami tarikan mekanis akibat latihan olahraga/latihan beban yang memberati tulang.

Tarikan-tarikan itu menyebabkan masuknya ion-ion kalsium ke dalam sel diikuti produksi prostaglandin (kelompok asam lemak hidroksid yang merangsang kontraksi otot polos, merendahkan tekanan darah) dan nitric oxide, meningkatkan aktivitas enzim, serta mengeluarkan hormon pertumbuhan. Akhirnya perubahan-perubahan ini dapat memicu pembentukan kembali tulang. Untuk memelihara kesehatan tulang, latihan-latihan yang terbebani oleh berat badan dan latihan kekuatan adalah yang paling baik. Jalan kaki adalah latihan olahraga yang baik untuk maksud ini selain lebih aman, juga lebih murah dilakukan dimana saja dan kapan saja, juga oleh siapa saja. Karenanya, kita perlu melakukan aktivitas ini paling sedikit 4,8 km dan lebih baik lagi kalau 6,4 km (4-5 kali seminggu) agar manfaat untuk kesehatan tulang terasakan.

Olah raga apa yang berhubungan dengan dengan tulang?

Mari kita lihat jenis olah raga yang berhubungan dengan dengan tulang yang menjadi sasarannya:


Keterangan:

bintang 5 untuk yang paling tinggi
bintang 1 untuk yang paling rendah
B = tulang belakang
P = tulang pinggul
T = pergelangan tangan

Bagaimana dengan pengalaman sendiri?

Nah, dari tabel di atas senam aerobik menduduki peringkat ketiga setelah olahraga lompat tali dan jogging. Berdasarkan pengalaman saya sendiri, dampak senam aerobik sangat besar manfaatnya. Segala keluhan berkurang secara signifikan. Namun sayang saya ga punya semacam piranti untuk mendeteksi hasilnya. Hanya bisa saya rasakan. Boleh percaya boleh tidak…

Kemaren Selasa (10/07/2007) di studio senam diadakan scan tulang dengan mengambil sampel kaki kiri, tepatnya di bawah mata kaki. Scanning ini sponsori oleh CNI, Distributor suplemen kesehatan semacam sunchlorella, esterC, dan marinecalsium. Ternyata banyak juga yang ikut, hampir semua teman2 senam, yang terdiri dari ibu2 berumur, ibu muda, mahasiswa, dan pelajar.

Ada seorang teman yang kaget karena hasil scan menunjukkan dia cenderung ke osteoporosis, titik grafik berada di tengah. Kata petugasnya, sebenarnya kalo muda harusnya dia bagus tulangnya, didukung postur dia yg bagus (dia lebih besar dan tinggi dari saya). Dia disarankan untuk banyak mengkonsumsi apa aja yang bisa meningkatkan massa tulang, juga berolahraga.

Saat giliran saya, deg2an juga nih… hasilnya seperti gambar di samping ini, ato jelasnya seperti di bawah ini.

Result: NORMAL
BQI: 124.5
T-score: 1.1 (119.7%)
Z-score: 1.3 (120.2%)
SOS [m/s]: 1609.9
BUA [dB/MHz]: 71.0

Ada yang mengerti maksud tulisan di atas? Saya aja ga ngerti😛 Tapi petugas scan memberikan sedikit informasi data berdasarkan hasil scan. Ini cuplikannya:

petugas: mbak suka mengkonsumsi susu sejak kecil?

saya: mm… kecil dulu kayaknya jarang minum susu, malah rajinnya beberapa tahun terakhir

petugas: kalo bole tau jenis susu apa?

saya: awalnya susu kalsium, tapi saat mengikuti tes lemak beberapa waktu lalu (di tempat yang sama dengan tes tulang ini) hasilnya menyatakan bahwa lemak saya kurang (1,7 Kg). Akhirnya atas anjuran instruktur senam saya beralih minum susu fullcream supaya memenuhi kekurangan lemak dalam tubuh. gitu…

petugas: oo… gitu ya. pantes aja..

saya: kenapa mas, apa hasil scan tulang saya jelek? saya kena osteoporosis?

petugas: oh tidak sama sekali, justru bagus hasilnya. Mbak termasuk kategori bagus karena pada grafik letak titik berada pada area hijau (di atas). Kalo semakin ke bawah berarti semakin buruk tulangnya. Kondisi ini besar kemungkinan karena mbak rajin olahraga (senam) dan rajin mengkonsumsi susu itu tadi.

saya: alhamdulillah… semoga🙂
(dalam hati berharap masnya tadi tidak sekedar basa basi, hehehe…)

Makanya, hayuk kita mulai dari sekarang tuk rajin olahraga, meski sekedar jalan kaki yang murmer (murah meriah) tapi sehat, demi masa depan tulang kita!

*(tulisan berdasarkan pengalaman penulis dan adaptasi dari berbagai sumber)

Posted in: Gymnastics