Brain Gym

Posted on 8 December 2007

8


Kemaren sore secara ga sengaja channel tipi tertuju pada acara harmoni gaya hidup sehat yang dibawakan host Wied Harry. Bapak yang seusia pak Bondan ‘Maknyus’ Winarno ini didampingi Minati Atmanegara, seorang artis juga pemilik studio senam sekaligus instruktur, sedang melakukan gerakan semacam senam yang rasanya belum pernah lady lakukan. Sekilas seperti taichi tapi bukan. Dengan penasaran lady menonton acara itu hingga tuntas. Ternyata acara itu bertema Senam Otak atau Brain Gym.

Olala… sekian tahun malang melintang dalam dunia persilatan persenaman, juga Internet jadi makanan sehari2, lady baru tau yang namanya senam otak. Kalo ‘kram otak’ sih lady kenal, dari tulisan para blogger di postingannya Lebih baik terlambat dari pada ga tau sama sekali kan? Oke… selain dari tayangan tipi di atas, lady mendapat tambahan informasi dari browsing mengenai senam otak.

Aneka jenis senam jasmani seperti senam aerobik, yoga, pilates, BL, fitness, taebo… mungkin sudah familier di telinga. Untuk senam otak (brain gym), kemungkinan besar tak banyak yang mengetahui.

Brain Gym alias senam otak adalah program pelatihan untuk otak yang dikembangkan oleh Dr. Paul E. Dennison, PhD dan Gail E. Dennison sejak tahun 1970. Awalnya program ini dirancang untuk mengatasi gangguan belajar pada anak-anak dan orang dewasa. Dasar pemikirannya adalah kegiatan alami dan menyenangkan yang dilakukan sepanjang hidup. Kesulitan belajar biasanya berasal dari ketidakmampuan mengatasi stres dan keraguan dalam menghadapi tugas baru.

OTAK adalah pusat berpikir. Emosi, konsentrasi, dan semua kondisi stres yang terjadi bisa berakar dari keseimbangan otak. Gerakan senam otak bisa membantu menyeimbangkan kedua belahan otak, mempertajam konsentrasi, bahkan meningkatkan pede alias percaya diri. Tidak percaya? Seperti halnya senam pada umumnya, dasar dari senam otak adalah gerakan. Hanya, gerakan-gerakan yang dilakukan dalam senam otak ritmenya cenderung lambat dan memiliki fungsi atau tujuan tertentu, seperti meningkatkan konsentrasi, meredakan ketegangan otot (relaksasi), mempertajam daya ingat. ”Brain gym bukanlah terapi, melainkan metode untuk membantu mengakses potensi otak. Prinsip dasarnya adalah bagaimana bergerak itu bisa menstimulasi otak.

Otak terbagi menjadi dua, otak belahan kanan dan otak belahan kiri. Otak kanan berfungsi untuk intuitif, merasakan, bermusik, menari, kreatif, melihat keseluruhan, dan ekspresi badan. Sedangkan otak belahan kiri bertugas untuk berpikir logis dan rasional, menganalisa, bicara, berorientasi pada waktu, dan hal-hal rinci.

Bila menulusuri sistem kerja otak, otak memegang peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Karena, organ yang beratnya 1400 gram dan memiliki volume sekitar 230 cm3 ini merupakan pusat pengendali berbagai aktivitas fisik maupun mental. Boleh dibilang, sistem kerja organ yang satu ini memang begitu kompleks. Otak itu sendiri merupakan kumpulan jaringan syaraf yang terlindungi di dalam tengkorak. Jaringan syaraf yang tersusun dari bermilyar-milyar neuron (sel syaraf) ini terbagi menjadi dua, yakni otak besar (serebrum) yang terdiri dari belahan otak kanan dan kiri dan otak kecil (serebelum).

Kemampuan belajar paling tinggi tercapai jika dua belah otak, dua mata, dan dua telinga aktif serta bisa bekerja sama dengan baik. Selain itu, gerak badan juga terkoordinasi dan seimbang. Pertemuan gerakan yang menyilang ini merupakan pusat dari senam otak.

Penyegaran otak

Otak adalah piranti paling vital dalam tubuh. Cacat sedikit saja, atau ‘tak bugar’ bisa jadi pasokan ingatan akan terhambat, stroke, atau bahkan meninggal. Otak memang sangat kuat, tapi juga rentan. Oleh karena itu, perlu kiat cermat untuk terus membugarkannya.

1. Jaga makanan atau diet. Makanan yang asal-asalan bisa membuat tubuh rusak. Hindari kegemukan karena bisa menyebabkan munculnya penyakit seperti diabetes, jantung, hipertensi dan lainnya.
2. Hindari minum alkohol dan mengonsumsi narkoba karena bisa meracuni bisa otak.
3. Waspadalah bila memasak menggunakan panci, ketel, atau pembungkus alumunium foil karena alumunium yang berlebih dalam darah bisa menurunkan daya ingat. Selain alumunium, zat besi dan silikon juga bisa meracuni otak.
4. Berolahragalah secara teratur. Kalau tidak memungkinkan, minimal lakukan jalan kaki setiap hari selama 30 menit. Usahakan untuk latihan pernapasan dan melakukan senam otak.
5. Jauhi tempat-tempat yang berpolutan tinggi karena CO (karbonmonoksida) yang terkandung dalam asap mobil bisa meracuni otak.
6. Asah otak, misalnya dengan main catur, kartu, mengisi teka-teki silang, mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya. Rutinitas menghafal Qur’an juga bagus untuk mengasah otak
7. Tanggulangi stres dengan baik. Bisa dengan rileksasi, meditasi atau menggeluti hobi.

Nutrisi otak

1. Bahan makanan yang memberikan nutrisi pada otak misalnya sayuran mentah (lalapan), jus stroberi, bawang bombay, bawang putih, Tempe tahu, dsb
2. Gerakan mengunyah juga merangsang gerak otak
3. Makanlah buah terlebih dahulu sebelum makanan utama ( kalo yang ini mah seperti yang diajarkan nabi muhammad saw, tapi lady lupa nashnya)

Gerakan senam otak

Senam otak dilakukan melalui tiga dimensi, yakni lateralitas komunikasi, pemfokusan pemahaman, dan pemusatan pengaturan.

  • Lateralitas komunikasi (dimensi kiri-kanan)
    bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan belajar. Gerakannya menyangkut mendengar, melihat, menulis, bergerak, dan sikap positif. Gerakan-gerakan itu menyerap kemampuan komunikasi yang lebih cepat.

  • Pemfokusan pemahaman (dimensi muka-belakang)
    bermanfaat membantu kesiapan dan konsentrasi untuk menerima hal-hal baru dan mengekspresikan apa yang sudah diketahui. Gerakan berupa latihan meregangkan otot menyangkut konsentrasi, pengertian, dan pemahaman. Misalnya dengan melipat lutut dan sikut bayi berulang kali atau mengangkat tangan ke atas lalu digerakkan ke muka ke belakang.
  • Pemusatan pengaturan (dimensi atas-bawah
    membantu meningkatkan energi yang menyangkut berjalan, mengorganisasi, tes atau ujian. Hal ini bermanfaat untuk membantu seluruh potensi dan keterampilan yang dimiliki serta mengontrol emosi, seperti menggerakkan kepala ke atas ke bawah, mengangkat beban ringan atau benda lainnya, kemudian digerakkan ke atas ke bawah.

Senam otak ini bisa dilakukan di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja termasuk bayi. Porsi latihan yang tepat adalah sekitar 10-15 menit, sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

Latihan terdiri dari 26 gerakan yang sederhana dan bisa dilakukan siapa saja. Gerakan-gerakan ini dimaksudkan untuk menstimulasi, meringankan dan sebagai relaksasi pada otak. Berikut enam di antara gerakan dasar senam otak untuk anda latih kapan dan dimana saja

1. Gerakan Silang
Cara: Kaki dan tangan digerakkan secara berlawanan. Bisa ke depan, samping atau belakang. Agar lebih ceria anda bisa menyelaraskan dengan irama musik.
Manfaat: Merangsang bagian otak yang menerima informasi dan bagian yang mengungkapkan informasi, sehingga memudahkan proses mempelajari hal-hal baru dan meningkatkan daya ingat.

2. Olengan Pinggul
Cara: Duduk dilantai. Posisi tangan dibelakang, menumpi ke lantai dengan siku di tekuk. Angkat kaki sedikit lalu olengkan pinggul ke kiri dan ke kanan dengan rileks.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk kemampuan belajar, melihat dari kiri ke kanan, kemampuan memperhatikan dan memahami.

3. Pengisi Energi
Cara: Duduk nyaman di kursi, kedua lengan bawah dan dahi diletakkan di atas meja. Tangan ditempatkan di depan bahu dengan jari-jari menghadap sedikit ke dalam. Ketika menarik napas rasakan napas mengalir ke garis tengah seperti pancuran energi, mengangkat dahi, kemudian tengkuk dan terakhir punggung atas. Diafragma dan dada tetap terbuka dan bahu tetap rileks.
Manfaat: Mengembalikan vitalitas otak setelah serangkaian aktivitas yang melelahkan, mengusir stres, meningkatkan konsentrasi dan perhatian serta meningkatkan kemampuan memahami dan berpikir rasional.

4. Menguap Berenergi
Cara: Bukalah mulut seperti hendak menguap lalu pijatlah otot-otot di sekitar persendian rahang. Lalu melemaskan otot-otot tersebut.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk peningkatan oksigen agar otak berfungsi secara efisien dan rileks, meningkatkan perhatian dan daya penglihatan, memperbaiki komunikasi lisan dan ekspresif serta meningkatkan kemampuan untuk memilah informasi.

5. Luncuran Gravitasi
Cara: Duduk di kurasi dan silangkan kali. Tundukkan badan dengan lengan ke dapan bawah. Buang napas ketika turun dan ambil napas ketika naik. Lakukan dengan posisi kaki berganti-ganti.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk rasa keseimbangan dan koordinasi, meningkatkan kemampuan mengorganisasi dan meningkatkan energi.

6. Tombol Imbang
Cara: Sentuhkan 2 jari ke belakang telinga, pada lekukan di belakang telinga sementara tangan satunya menyentuh pusar selama kurang lebih 30 detik. Lalukan secara bergantian. Selama melakukan gerakan itu dagu rileks dan kepala dalam posisi normal menghadap ke depan.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk kesiapsiagaan dan memusatkan perhatian, mengambil keputusan, berkonsentrasi dan pemikiran asosiatif
(Buku: Brain Gym, Paul E. Dennison PhD, Gail E. Dennison, Penerbit PT. Grasindo)

Senam otak pada bayi sebenarnya sangat sederhana. Contohnya, menggerakkan anggota badan secara menyilang dengan perantara mainan. Bisa berbentuk robot, boneka, bola, balon, atau apa saja yang sesuai dengan usia anak. Hal yang penting, gerakan yang dilakukan anak melewati garis tengah antara tubuh bagian kanan dan tubuh bagian kiri.

Manfaat senam otak

1. Mengatasi masalah yang berhubungan dengan konsentrasi, daya ingat atau problema lain yang berkaitan dengan performa otak
2. Di bidang bisnis, senam otak bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan seseorang, seperti self esteemdan manajemen waktu, khususnya meningkatkan performa sales.
3. Penanganan trauma pascabencana sudah dicoba dilakukan dan hasilnya sangat bagus

Sumber: dari berbagai sumber

Posted in: Gymnastics