Menopause, Osteoporosis and Soymilk

Posted on 15 May 2008

16


Osteoporosis atau keropos tulang dapat terjadi pada pria maupun wanita. Namun wanita mempunyai peluang untuk mengalaminya empat kali lebih besar dibandingkan pria, khususnya bagi mereka yang telah mengalami menopause (menurunnya produksi hormon estrogen)

Saya mempunyai keluarga (jauh) berusia 60an tahun yang baru2 ini terdeteksi mengidap osteoporosis. Ciri awal yang dirasakan antara lain: kaki mudah lelah dan lambat laun bentuknya mengecil (menyusut). Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, maka diketahuilah penyakitnya itu. Ibu tersebut semasa produktif memang mempunyai aktifitas tinggi, sehingga menginjak pensiun dan mengalami menopause beliau tetap melakukan aktifitasnya. Beliau juga senantiasa mengkonsumsi nutrisi tambahan diantaranya rutin minum susu kalsium sesuai usianya. Hal inilah menurut dokter yang menjadi pemicu penyakitnya.

Bukankah katanya susu kalsium itu berfungsi menghambat, bahkan bisa menyembuhkan osteoporosis?

Sang dokter menjawab, memang benar adanya, susu kalsium itu berkhasiat menghambat terjadinya osteoporosis JIKA dikonsumsi secara teratur sejak usia 20-30an tahun sebelum masa menopause. Sehingga hasilnya bisa diketahui setelah menopause atau usia di atas 50 tahun. Dengan kata lain jika susu/suplemen berkalsium dikonsumsi setelah berusia 50 tahun justru akan mempercepat proses pengapuran dan osteoporosis.

Jadi, apa yang layak dikonsumsi untuk usia di atas 50 tahun? Jawab dokter: SUSU KEDELAI.

Memang ini baru kesimpulan dari satu ato beberapa dokter yang memeriksa sang ibu di kotanya (madiun). Namun tentu bukan tanpa alasan jika saran itu direkomendasikan ke pasiennya. Untuk itu saya jadi penasaran, kemudian mencari informasi sebanyak2nya di internet tentang susu kedelai ini, tentunya yang berkaitan dengan cerita di atas untuk kemudian saya share di sini

Menopause, osteoporosis dan susu kedelai.

Semua perempuan pasti akan mengalami menopause. Biasanya, mereka akan mengalaminya pada usia 50 tahun. Ada beberapa hal yang bisa memicu menopause dini terjadi, antara lain penyakit atau mengalami gangguan hormonal sehingga estrogen tidak bisa diproduksi lagi.

Hormon estrogen antara lain mempunyai fungsi untuk membantu penyerapan kalsium dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Apabila kadar hormon ini di dalam tubuh berkurang, maka jumlah kalsium yang dapat diserap dan disimpan pada tulang menjadi sangat berkurang. Di lain pihak, kebutuhan tubuh akan kalsium untuk berbagai aktivitas tetap setiap harinya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terpaksa cadangan kalsium yang ada dalam tulang diambil sedikit demi sedikit. Akibatnya perlahan tetapi pasti, cadangan kalsium akan terus menipis sehingga massa tulang akan berkurang, rapuh dan mudah patah.

Gaya hidup yang ingin selalu instan dan mengonsumsi obat pelangsing dengan cara yang salah memicu terjadinya menopause dini. Contoh lainnya, gaya hidup yang terlalu sibuk sehingga tidak sempat ber-olahraga atau merasa sudah kehabisan tenaga untuk melakukannya. Olahraga, selain membuat tubuh segar, juga melancarkan peredaran darah, membantu produksi hormon, dan menguatkan tulang. Salah satu penyakit yang mengancam wanita menopause adalah kekeroposan tulang atau osteoporosis.

Dewasa ini, masalah menopause dapat ditunda dengan terapi hormon estrogen (estrogen replacement therapy), yang juga diharapkan dapat menghambat laju osteoporosis. Yang terutama dianjurkan melakukan terapi hormon estrogen adalah mereka yang berhenti menstruasi sebelum usia 40 tahun atau mereka yang menderita osteoporosis pada usia muda.

Namun, hormon estrogen ini dapat menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala, perubahan perasaan mendadak, merasa depresi dan ingin muntah. Dampak negatif lainnya yaitu kanker payudara dan kanker rahim. Karena terapi hormon estrogen bisa berdampak negatif, maka beberapa peneliti mulai mencari bahan pengganti estrogen yang aman untuk menghambat laju osteoporosis.

Salah satu bahan pangan yang kini menjadi pusat perhatian dalam hubungannya dengan osteoporosis adalah kedelai. Hal itu disebabkan pada kedelai terdapat senyawa alami mirip estrogen, yang disebut fitoestrogen. Fitoestrogen terbukti mampu menghambat osteoporosis.

Jika mengkonsumsi kedelai tanpa olahan tentu kurang mantap, oleh karena itu pengolahan kedelai dalam bentuk bubuk maupun cair yang disajikan berupa susu kedelai akan lebih nikmat dikonsumsi. Apalagi bila ditambahkan aroma pandan yang alami. Hmm… segar!

Secara umum kandungan dan manfaat yang terdapat dalam susu kedelai adalah:

  • Protein, berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, penambah imunitas tubuh. Protein pada susu kedelai tersusun oleh sejumlah asam amino (lesitin / HDL, arginin, lisin, glisin, niasin, leusin, isoleusin, treonin, triptofan, fenilalanin). Protein yang terkandung dalam kedelai diketahui kaya akan asam amino arginin dan glisin yang merupakan komponen penyusun hormon insulin dan glukogen yang disekresi oleh kelenjar pankreas dalam tubuh kita.
  • Lemak Nabati, Sangat baik untuk tubuh manusia.
  • Karbohidrat, sebagai sumber energi atau tenaga didalam tubuh
  • Serat / fiber, berguna untuk system pencernaan dalam tubuh.
  • Vitamin A, pada biji kedelai berasal dari karoten, yang merupakan bahan dasar vitamin A, membantu kelancaran fungsi organ penglihatan dan pertumbuhan tulang.
  • Vitamin B1, Vitamin B1 atau yang sering disebut tianin sangat berperan dalam reaksi-reaksi dalam tubuh yang menghasilkan energi
  • Vitamin B2, isebut jugaflavin, merupakan pigmen yang banyak terdapat pada susu, bail susu sapi susu manusia, maupun susu kedelai.
  • Vitamin E, melancarkan proses reproduksi dan proses menstruasi, menegah impotensi, keguguran, dan penyakit jantung kardiovaskuler, meningkatkan produksi air susu, membantu memperpanjang umur, dan sebagai antioksidan. Orang yang rajin mengkonsumsi antioksidan akan terlihat lebih muda ketimbang orang yang jarang mengkonsumsinya
  • Mineral, berfungsi dalam menambah kekuatan struktur tulang, gigi, dan kuku, serta dapat menambah daya tahan tubuh terhadap gangguan penyakit. Selain itu, mineral juga berfungsi dalam proses reproduksi pertumbuhan tulang mereka yang menuju dewasa.
  • Polisakarida yang mampu menekan kadar glukosa dan trigliserida postpandrial, serta menurunkan rasio insulin-glukosa postpandrial (setelah makan), Asupan susu kedelai dapat membantu mengendalikan kadar gula darah yang melebihi batas normal tersebut, sehingga sangat membantu mengendalikan penyakit gula.
  • Isoflavon, Ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi lainnya dalam biji kedelai ada yang membentuk flavonoid. Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada tanaman yang berwarna hijau. Senyawa ini biasanya memiliki ciri khas, yaitu mengeluarkan bau tertentu. Bau langu yang terdapat pada biji kedelai adalah salah satu tanda bahwa dalam biji tersebut terdapat flavonoid. Secara ilmiah, flavonoid sudah dibuktikan mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan salah satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai dan amat bermanfaat bagi kesehatan adalah isoflavon. Seorang peneliti Jepang, pada tahun 1998 menganjurkan setiap manusia mengkonsumsi isoflavon kedelai sebanyak 50-100 mg perhari.

    Fungsi isoflavon itu bagi tubuh adalah untuk :
    o Melancarkan metabolisme
    o Melancarkan pencernaan
    o Merupakan nutrisi pelengkap
    o Meningkatkan sistem imunitas
    o Memperkuat strukturmatriks tulang
    o Menstabilkan tekanan darah
    o Menurunkan kadar kolestrol darah
    o Menstabilkan kadar gula darah
    o Mencegah obesitas
    o Mencegah penyakit ginjal
    o Mengurangi gejala jantung koroner (kardiovaskuler)
    o Mengurangi gejala stroke
    o Mengurangi gejala rematik dan asam urat
    o Mengurangi gejala maag
    o Menghilangkan rasa lelah dan lesu
    o Mengurangi gejala symptom menopause
    o Memperlambat penuaan sel
    o Mencegah tumbuhnya kanker, terutama kanker payudara dan prostate
    o Menambah daya ingat dengan meningkatkan fungsi kognitif

  • HDL (Kolesterol Baik) LDL (Low Density Lipoprotein) bersifat sangat mampu untuk membuat proses pengapuran pembuluh darah. Karenanya dikenal sebagai kolesterol jahat.HDL (High Density Lipoprotein) bersifat sebaliknya yaitu menahan proses pengapuran dengan cara menyedot timbunan kolesterol didalam pembuluh darah, lalu membawanya ke lever dan selanjutnya dibuang melalui empedu. Oleh karenanya HDL dikenal sebagai kolesterol baik.Sebetulnya yang harus selalu di perhatikan terlebih dahulu adalah kadar kolesterol total yang harus senantiasa di jaga jangan lebih dari 200 mg % Barulah apabilah seseorang mempunyai kadar kolesterol yang selalu normal, maka sebaiknya harus dilihat lagi kadar HDL nya.
  • Kalsium adalah salah satu mikro mineral yang berguna bagi tubuh manusia. 99% dari kalsium dapat ditemukan pada tulang dan 1% dialirkan pada selaput cair, di dalam struktur sel dan selaput sel. Fungsi Kalsium Merupakan mineral yang sangat penting yaitu:
    o Pengaruh Neurotransmitter, peredaran darah dan fungsi otot urat
    o Membantu meningkatkan kekuatan pada tulang, guna mencegah tulang keropos (osteoporsis)
    o Membantu peredaran darah secara normal
    o Membantu formasi sel protein dan membantu mengatur fungsi otot
    o Mengontrol asam lemak (fatty acids) pada usus yang dapat mengurangi formasi sel kanker dengan tujuan mencegah terjadinya kanker usus.

(adaptasi dari berbagai sumber).

Posted in: Health