Waspadai Kemasan Plastik

Posted on 4 August 2008

24


Lagi2 berita di tipi membuat saya kawatir kalo2 menyimpang dalam menggunakan plastik kemasan. Kalo dulu berita tentang plastik pembungkus makanan (plastik, keresek) yang dijadikan peringatan, kali ini plastik botol air mineral.

Pengunaan plastik hampir tak dapat terpisahkan dari kehidupan keseharian kita, tak terkecuali untuk kemasan makanan. Tidak heran karena plastik merupakan bahan pembungkus makanan yang murah harganya, mudah didapat dan tahan lama. Tetapi di balik itu, banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahaya dari plastik itu sendiri, apabila kita tidak benar menggunakannya.

Bagi masyarakat awam cara mudah untuk menghindari bahanya plastik, yaitu dengan membedakan antara plastik untuk kemasan makanan dan untuk keperluan lainnya. Karena karakteristik peruntukannya maka bahan baku dan proses pembuatannya pun berbeda. Plastik untuk kemasan bahan makanan seharusnya dibuat berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga lebih aman pada suhu tertentu dan lemak/minyak.

Pada plastik untuk kegunaan lainnya, misalnya plastik keresek, hindari pemakainnya dari makanan berminyak dan suhu panas, karena zat-zat adiktif dalam plastik mudah terurai dalam lemak dan panas, apabila terkontaminasi dengan makanan yang masuk ke dalam tubuh, secara akumulaitf pada binatang percobaan dapat mengakitbatkan penyakit kanker, perubahan hormon dan menyebabkan kelahiran berjenis kelamin ganda.

Cara yang paling mudah untuk mengetahui keasliannya yaitu dengan merebus plastik tempat wadah makanan dalam air panas selama satu jam, apabila terjadi perubahan bentuk atau pecah, maka dapat diindikasikan melamin tersebut palsu. Melamin palsu terbuat dari bahan yang berbahaya seperti, formalin, urea dan bahan berbahaya lainnya

Sedangkan bahan baku botol plastik air mineral tidak direkomendasikan untuk diisi ulang. Diantara botol minuman yang berbahan baku plastik dapat berisiko kanker, ginjal atau hati. Sereemm yah…

Untuk itu sebaiknya kita mengetahui identitas plastik yang kita gunakan dengan melihat kode di bawah kemasan, berupa angka dalam segitiga yang di bawahnya tercantum jenis bahan bakunya.

Gambar2 di bawah ini adalah kode angka 1 s/d 7 yang merupakan identitas botol/wadah plastik yang biasa digunakan untuk kemasan.

Kode 4 (LDPE = Low Density PolyEthylene) dan kode 5 (PP = PolyPropylene) adalah yang dianggap aman, namun lebih menenangkan lagi kalo disertai kode FoodGrade berupa gambar gelas garpu.

Dari informasi di atas, sesungguhnya penggunaan bahan plastik dalam konsumsi makanan tidak perlu ditakutkan, asalkan kita mengetahui cara berinteraksi dengan benar dan lebih selektif dalam penggunaan plastik, maka hidup kita akan lebih aman dan sehat.

Sumber:
http://www.ristek.go.id
http://www.video.okezone.com

Posted in: Health