Hmm… Lecker!

Posted on 14 November 2008

12


Seperti namanya, kue leker ini rasanya benar2 lecker. Leker terbuat dari adonan tepung beras, gula, kanji dan santan yang dipanggang menggunakan loyang diatas arang. Untuk isinya biasanya irisan pisang, taburan meses dan gula pasir, kemudian dilipat. Khusus pisang memakai pisang raja, rasanya akan lebih megang

Jajanan masa kecil saya ini sudah langka saya temui lagi di Malang. Kalopun ada pastinya di sekolah2 karena harganya yang murah Rp500, maka peminatnya pun anak2 SD. Pernah saya melihat penjual leker memakai sepeda tapi kuenya sudah tidak fresh lagi karena tidak dimasak di tempat, jadi bentuknya lembek alias tidak krispi lagi, dan sedangkan isinya hanya taburan meses.

Sejak saya menetap di Solo leker ini ternyata mudah ditemukan, tidak hanya di sekolah2 namun di jalan2 raya banyak ditemui penjual leker. Saya tidak perlu jauh2 membelinya karena sudah mempunyai leker langganan yakni Leker Pak DJum, di dekat rumah saya. Seperti namanya penjualnya bernama Pak DJum yang sudah puluhan tahun berdagang leker. Saking terkenal rasanya yang muantap maka pelanggannya hingga luar kota, terutama saat lebaran. Kalo pesanan seperti itu sebelum dimakan harus dioven dulu supaya kembali renyah/krispi. Pak DJum menurunkan resep lekernya pada anak2 dan keponakannya, jadi tidak heran kalo di tempat saya tidak langka menemukan kue leker. Yang bikin saya ketagihan membelinya adalah pembuatannya yang seketika, jadi hangat2 langsung bisa dinikmati. Kriuk.. kriuk.. rasanya.. Hmm lecker!

Adakah leker di kota anda?

Posted in: Culinary